Go4HealthyLife.com - Ways to healthy living through CARE & CURE - http://www.go4healthylife.com
Kenali Bahaya Ketergantungan Obat Pencahar
http://www.go4healthylife.com/articles/1068/1/Kenali-Bahaya-Ketergantungan-Obat-Pencahar/Page1.html
 Redaksi Go4HealthyLife.com
 13 Februari 2012
 
Apakah selama ini Anda selalu mengandalkan obat pencahar saat ingin buang air besar? Jika ya, sebaiknya mulai kurangi kebiasaan ini, sebisa mungkin malah hentikan.

Go4HealthyLife.com, Jakarta - Apakah selama ini Anda selalu mengandalkan obat pencahar saat ingin buang air besar? Jika ya, sebaiknya mulai kurangi kebiasaan ini, sebisa mungkin malah hentikan.

Pasalnya penggunaan obat pencahar atau laksatif justru berpotensi membuat sembelit/konstipasi (sulit buang air besar) makin hebat.

Menurut Mayoclinic, bila diminum secara berlebihan, obat pencahar bisa membuang vitamin dan nutrisi lain yang diperlukan sebelum terserap sepenuhnya. Obat pencahar juga bisa menimbulkan pengeluaran air, sodium, potasium secara berlebihan.

Di samping itu, kebiasaan memakai obat pencahar cenderung memperlemah otot-otot usus dan mengurangi daya fungsinya. Akibatnya, sekali Anda berhenti minum obat pencahar secara teratur, sembelit bukan saja muncul kembali melainkan akan semakin buruk.

Pemakaian obat pencahar secara berlebihan dapat menimbulkan sindrom malas buang air besar (BAB). Kondisi ini membuat usus gagal berfungsi secara benar karena usus jadi bergantung pada obat pencahar untuk melakukan tugas pembuangan itu.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk mengatasi sembelit, minum sedikitnya 8 gelas air setiap hari, konsumsi makanan kaya serat (sayur dan buah), lakukan latihan fisik secara teratur karena olahraga akan membantu merangsang kontraksi BAB.

Luangkan waktu-waktu tertentu setiap hari, misalnya di pagi hari, untuk BAB, sekalipun Anda tidak ingin melakukannya. Ini tak lain membentuk pola BAB agar teratur.