Go4HealthyLife.com, Jakarta - Pembatasan kalori pada makanan telah ditunjukkan sejumlah studi mampu memperpanjang umur dan memberikan manfaat lain bagi kesehatan, namun sejumlah studi hanya fokus pada hewan dibandingkan manusia.

Sebuah studi terbaru menemukan bahwa pembatasan kalori kemungkinan dapat meningkatkan sistem kekebalan/imunitas pada orang dewasa. Para peneliti dari Tufts University secara acak memilih 46 orang yang kelebihan berat badan, namun belum masuk kategori kegemukan, pria dan wanita dengan rentang usia 20-40 tahun dengan memberi mereka dua pilihan makanan selama 6 bulan. Satu kelompok diberi makanan yang kalorinya dikurangi 10%, kelompok satunya kalorinya dikurangi 30%.

Para pseserta dites untuk melihat efek dari pembatasan kalori terhadap sistem kekebalan mereka. Para responden ini diberikan tes hipersensitivitas (DTH) yang dapat mendeteksi alergen (pencetus alergi), da dipertimbangkan sebagai cara untuk mengecek respons kekebalan tubuh secara keseluruhan. Para peneliti juga mengecek sel T, sejenis sel darah putih dan juga penanda sistem kekebalan tubuh.

Setelah 6 bulan, respon tes hipersensitivitas meningkat pada kelompok yang dibatasi kalorinya sebanyak 10% dan 30% dibandingkan awal studi. Kedua kelompok juga menunjukkan peningkatan fungsi sel T.

Studi tersebut sebagai bagian dari Comprehensive Assessment of Long-Term Effects of Reducing Intake of Energy yang dilakukan oleh Human Nutrition Research Center on Aging at Tufts. Temuan ini dipublikasikan di Journal of Gerontology: Biological Sciences.