Go4HealthyLife.com, Jakarta - Pernahkah Anda dengar makanan tertentu bisa bikin prostat membesar? Bisa jadi.

Menurut pakar nutrisi dari Mayoclinic, Jennifer Nelson, M.S., R.D., risiko pembesaran prostat, atau yang dikenal dengan istilah benign prostatic hyperplasia (BPH) pada pria, meningkat sekira 4% setiap tahunnya setelah usia 55 tahun. Pada usia 60, separuh pria mengalami BPH. "Jumlah tersebut akan melonjak menjadi 95% pada usia 85. Tampaknya makanan memang berhubungan dengan hal ini," kata Nelson.

Sebuah artikel terkini di sebuah jurnal kedokteran mengamati efek makanan dan suplemen terhadap kesehatan prostat. Artikel tersebut menemukan bahwa sejumlah faktor gaya hidup dikaitkan dengan menurunnya risiko BPH, antara lain:

- Tingginya aktivitas/olahraga serta tidak ada lemak pada perut
- Diet rendah lemak
- Sering mengonsumsi sayuran, lima kali atau lebih dalam sehari
- Dua gelas alkohol per hari

Artikel tersebut juga menyebut beberapa nutrisi khusus, yaitu bahwa vitamin C pada sayuran dikaitkan dengan penurunan risiko pembesaran prostat. Sayuran yang kaya vitamin C antara lain  paprika, brokoli, Brussels sprouts, kohlrabi, cauliflower, kale dan tomat serta jus sayuran. Makanan yang kaya zinc juga menguntungkan, misalnya tiram, kepiting, buncis, daging sapi dan domba.

Yang menarik, tingginya supan buah-buahan tidak berdampak pada risiko BPH. "Sementara peran protein total masih tidak jelas," kata Nelson.

Sejumlah studi menunjukkan peningkatan risiko pada laki-laki yang mengonsumsi daging merah setiap hari dibandingkan dengan pria yang hanya makan daging sekali seminggu. Namun studi lain menemukan terjadi penurunan risiko pada pria yang mengonsumsi protein total tingkat tinggi.

"Pada akhirnya, artikel tersebut menyimpulkan tidak ada bukti bahwa makanan atau suplemen herbal berguna dalam mencegah atau mengobati BPH," ujar Nelson.

Namun yang wajib dicatat untuk pria adalah, prostat yang sehat bisa didapat dengan olahraga, menghindari kegemukan, rajin mengonsumsi sayuran, konsumsi makanan rendah lemak dan sesekali boleh saja minum alkohol.