Go4HealthyLife.com, Jakarta – Tindakan bedah bypass terhadap lambung diyakini dapat mengurangi keinginan yang kuat untuk makan, yang sering ditemui pada mereka yang mengalami obesitas parah.

Belakangan semakin banyak orang yang mengidap obesitas parah yang beralih ke bedah bypass lambung dalam upaya untuk menurunkan berat badan. Prosedur ini, yang membatasi jumlah makanan yang dapat dikonsumsi seseorang dan mengurangi penyerapan makanan di dalam saluran pencernaan, dapat dengan efektif menurunkan berat badan dan membantu mengendalikan penyakit yang terkait dengan obesitas, seperti diabetes.

Sejumlah studi sebelumnya juga menyebutkan bahwa bedah obesitas dapat mengubah sekresi hormon yang mengatur rasa lapar, sehingga dapat meningkatkan kadar hormon yang mengerem nafsu makan dan menurunkan kadar hormon pemicu rasa lapar.  

Studi terbaru yang dilaporkan di American Journal of Clinical Nutrition ini menyelidiki apakah bedah bypass lambung juga dapat mengurangi apa yang disebut sebagai rasa lapar hedonik. Istilah ini mengacu pada keinginan makan hanya untuk kesenangan, atau hanya karena seseorang ingin makan, dan bukan karena rasa lapar secara fisik.

Nah, keinginan untuk makan bahkan tidak lapar sekalipun, dinilai sebagai penyumbang terhadap kondisi obesitas, dan itulah mengapa banyak orang obesitas yang kesulitan untuk menurunkan berat badan.  

"Studi kami menunjukkan bahwa keinginan untuk makan menurun setelah bedah bypass lambung," kata ketua tim peneliti, Dr. Bernd Schultes dari Interdisciplinary Obesity Center di Kantonsspital St. Gallen, Rorschach, Swiss.

Ia menambahkan bahwa bedah ini memiliki dampak terhadap pikiran dan perasaan mengenai makanan dan makan, dan tindakan ini melebihi dari hanya mengurangi rasa lapar.