Go4HealthyLife.com - Ways to healthy living through CARE & CURE - http://www.go4healthylife.com
Inilah Makanan Pencetus Nyeri Lambung
http://www.go4healthylife.com/articles/2155/1/Inilah-Makanan-Pencetus-Nyeri-Lambung/Page1.html
 Redaksi Go4HealthyLife.com
 17 Februari 2012
 
Penyakit maag bila dibiarkan bisa berakibat luka pada lambung. Bila sudah luka maka pengobatan akan menjadi lebih lama. Lambung terluka akibat asam lambung yang berlebih yang tidak dinetralisir.

Go4HealthyLife.com, Jakarta - Sebagian dari Anda tentu tidak asing lagi dengan sakit maag. Mereka yang terserang maag bisa jadi karena tidak mampu dicerna (indigesti) atau saluran cerna yang terlalu peka biasanya ditandai dengan keluhan rasa mual, nyeri ulu hati, nyeri sesudah makan, kembung dan perut terasa sangat penuh, berat badan yang menurun bahkan bisa terjadi perdarahan saluran cerna.

Penyebab dari sakit maag ini antara lain karena produksi asam lambung yang berlebihan akibat:
1. Makan tidak teratur
2. Bekerja melebihi kemampuan fisik
3. Mengalami ketegangan saraf (stres)
4. Konsumsi kafein dan minuman alkohol dalam jumlah berlebihan
5. Kurang olahraga

Penyakit maag bila dibiarkan bisa berakibat luka pada lambung. Bila sudah luka maka pengobatan akan menjadi lebih lama. Lambung terluka akibat asam lambung yang berlebih yang tidak dinetralisir.

Tentu Anda tidak ingin saat melakukan tugas bertumpuk sakit maag datang dan membuyarkan semua aktivitas yang Anda jadwalkan jauh-jauh hari.

Selain menjalankan gaya hidup sehat seperti olah raga teratur dan makan tepat waktu dalam jumlah yang cukup, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah kekambuhan sakit maag terkait konsumsi makanan:

1. Hindari konsumsi makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, juga mie, ketan, kangkung, daun singkong, kol, seledri, durian, nangka, nanas, pisang ambon, soft drink (minuman yang banyak mengandung gas), kopi, serta alkohol.
2. Hindari konsumsi sayuran mentah, serat tinggi dan menimbulkan gas seperti daun singkong, kol, lobak, asparagus, nangka muda dll.
3. Hindari makanan yang tidak terlalu dingin dan panas. Sebisa mungkin hindari rokok karena merangsang pengeluaran asam lambung.
4. Teh kental, kopi sebaiknya dihindari karena merangsang pembentukan asam lambung. Alkohol juga harus dihindari karena bisa merusak mukosa lambung.
5. Susu/produk susu merangsang pengeluaran pepsin. Pepsin dalam bekerja memerlukan asam lambung, dengan demikian juga merangsang pembentukan asam lambung.
6. Konsumsi makanan yang mengandung S (sulfur), karena S merupakan prekursor glutation yang berperan sebagai proteksi antioksidan terhadap mukosa lambung, contohnya bawang merah, bawang putih dan brokoli.
7. Buah-buahan yang mengandung K (kalium) baik diberikan karena K berperan dalam keseimbangan PH (keasaman), contohnya pisang, melon, pepaya, tomat.