
Go4HealthyLife.com, Jakarta - Tidur malam yang nyenyak vital bagi seorang
survivor kanker. Mengapa? Tidur yang cukup sangat esensial untuk penyembuhan.
Namun sayangnya tidur malam yang lelap kerap menjadi tantangan jika berhadapan dengan kanker atau efek samping terapi seperti rasa sakit, neuropati dan semburan hawa panas. Hal yang juga menjadi perhatian antara lain kelelahan, depresi, kecemasan dan stres menambah daftar penyebab kesulitan tidur.
MayoClinic.com memberikan sejumlah strategi yang dapat membantu survivor kanker bisa tidur nyenyak. Ini dia:
1. Ciptakan pola tidur yang baik. Ini termasuk jam tidur yang sama setiap malam dan bangun teratur setiap pagi. Sebagian besar orang membutuhkan tidur selama 7-8 jam per malam.
2. Sebelum tidur lakukan meditasi, mendengarkan musik yang menenangkan atau yoga
3. Jika membutuhkan tidur siang, cobalah tidur setelah makan siang. Batasi jam tidur 30-60 menit saja.
4. Perhatikan asupan kafein sepanjang hari. Batasi minum kopi, teh atau soda pada sore dan malam hari.
5. Jika mengalami kesulitan tidur setelah beberapa lama berbaring, bangunlah dan coba menghabiskan waktu dengan membaca sampai Anda merasa mengantuk lagi.
6. Ciptakan lingkungan yang mendukung untuk tidur nyenyak. Kamar tidur harus senyap, gunakan penyumbat telinga jika perlu.
7. Jika Anda mengalami rasa sakit atau neuropati yang mengganggu tidur, mintalah bantuan dokter.
Cukup tidur dapat membantu daya ingat, konsentrasi dan kemampuan mengatasi stres dan penyakit. Tidur yang baik juga dapat menurunkan rasa sakit dan meningkatkan kualitas hidup sebagai
survivor kanker.