Go4HealthyLife.com - Ways to healthy living through CARE & CURE - http://www.go4healthylife.com
Sebentar Lagi Lahir Vaksin Malaria Pertama di Dunia
http://www.go4healthylife.com/articles/2498/1/Sebentar-Lagi-Lahir-Vaksin-Malaria-Pertama-di-Dunia/Page1.html
 Teguh R.
 29 September 2010
 
Tak lama lagi dunia akan kedatangan vaksin malaria pertama setelah para ilmuwan menyelesaikan ujicoba tahap III, dan bahkan vaksin ini akan mulai tersedia di Afrika pada 2015.


Go4HealthyLife.com, Jakarta – Tak lama lagi dunia akan kedatangan vaksin malaria pertama setelah para ilmuwan menyelesaikan ujicoba tahap III, dan bahkan vaksin ini akan mulai tersedia di Afrika pada 2015.

Tahap ujicoba terkini RTS,S, yaitu vaksin untuk malaria falciparum, strain malaria paling mematikan, sedang berlangsung di tujuh negara Afrika dan berjalan dengan sangat baik, kata peneliti dari GlaxoSmithKline, Joe Cohen, yang telah bekerja dalam pengembangan vaksin ini selama lebih dari 20 tahun.

"Kami yakin kita akan memiliki data pertama dari hasil ujicoba ini pada 2012, dan ini akan membuat cerita panjang tentang malaria menjadi singkat. Kita berharap penerapan vaksinasi malaria pertama di Afrika terlaksana antara 2015 hingga 2016," katanya kepada AFP, Selasa (28/9).

Sekitar 12.000 anak dilibatkan dalam ujicoba tahap III di Burkina Faso, Gabon, Ghana, Kenya, Malawi, Mozambik dan Tanzania, yang memiliki target pendaftaran peserta ujicoba sebanyak 16.000 anak.

Protokol percobaan bervariasi dari satu negara dengan negara lain, bahkan dari desa dengan desa lain. Hal ini dengan mempertimbangkan kepekaan budaya setempat, namun pada dasarnya sama, kata pakar epidemiologi klinis Ghana, Kwaku Poku Asan, dan Ally Olutu, seorang dokter dari Kenya. Keduanya adalah pelaksana ujicoba vaksin teranyar ini.

Anak-anak harus berada dalam kondisi kesehatan yang baik untuk ikut dalam ujicoba ini, dan akan ditindaklanjuti selama 32 bulan, ujar Asan.

Hasil ujicoba skala kecil tahap II, yang diumumkan pada 2008, menunjukkan vaksin RTS,S memiliki efektivitas sebesar 53 persen terhadap malaria falciparum klinis pada anak-anak dan hingga 65 persen pada bayi, dua kelompok yang paling berisiko terhadap penyakit parasitik ini.

Jika RTS,S melewati dan sukses dalam ujicoba tahap III dan mendapatkan lisensi, hal ini akan menyelamatkan ratusan ribu nyawa di Afrika, bahkan jika vaksin ini hanya sebagian efektif terhadap malaria, kata Cohen.

Tapi menyelesaikan ujicoba yang luas di Afrika dan meluncurkan vaksin ini bukanlah pertanda akhir dari proses pengembangan vaksin malaria, Cohen dan koleganya memperingatkan.

RTS,S hanyalah batu loncatan untuk memusnahkan penyakit yang mengancam lebih dari sepertiga penduduk dunia dan membunuh sekitar 900.000 orang per tahun, sebagian besar dari mereka hidup di Afrika.