Go4HealthyLife.com, Jakarta - Sebuah penelitian terbaru di Swiss menyebutkan bentuk meditasi yang dikenal sebagai kesadaran ternyata dapat membantu pasien yang menderita multiple sclerosis (MS), yang sering mengalami depresi dan kecemasan.

Penelitian ini memang berskala kecil dan hanya membandingkan pasien multiple sclerosis yang bermeditasi dengan pasien MS yang tidak. Namun, sebenarnya meditasi ini aman dan lebih murah dibandingkan dengan obat yang dikonsumsi pasien MS, kata ahli saraf Dr. Musa Rodriguez.

"Pasien harus mencobanya dan melihat apakah meditasi sangat membantu bagi mereka," tambah Rodriguez, seorang profesor neurologi dan imunologi di Mayo Clinic di Rochester.

Penelitian sebelumnya menyebutkan bahwa 50 persen pasien MS mengalami depresi selama hidup mereka dan gangguan kecemasan menyerang 1 dari 4 pasien MS. Sekitar duapertiga pasien MS mengatakan mereka merasa lelah, dan hingga 50 persen mengatakan kelelahan merupakan gejala yang paling melumpuhkan mereka.

Dalam studinya, para peneliti di University Hospital Basel secara acak meminta 150 pasien MS untuk ambil bagian dalam program meditasi selama delapan pekan minggu berdasarkan "kesadaran" atau menjalani perawatan medis yang teratur. Penelitian itu mendefinisikan meditasi, yang termasuk yoga, sebagai "kesadaran atau kepedulian dari pengalaman dari setiap kejadian."

Para peserta dalam program meditasi kesadaran melaporkan tingkat yang lebih rendah dalama hal kelelahan dan depresi selama enam bulan dibandingkan mereka yang menerima perawatan standar dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Hal itu sesuai dengan temuan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurology edisi 28 September.

Pada kenyataannya, mereka yang ikut program meditasi, mengalami peningkatan di hampir semua kondisi, mulai dari kelelahan, kecemasan, depresi, dan kualitas hidup, sementara mereka yang menerima perawatan medis biasa sedikit mengalami penurunan di sebagian besar kondisi itu.

Dalam sebuah komentarnya, dua dokter dari Cleveland Clinic di Ohio mencatat bahwa temuan itu masih terbatas, karena para peneliti tidak membandingkan meditasi dengan bentuk lain dari perawatan ekstra. Ini akan menyulitkan untuk memahami apakah meditasi memang benar-benar memiliki manfaat unik.

Tapi ahli saraf Dr. Jinny Tavee, salah satu penulis komentar, mengatakan ia telah melihat efek positif dari meditasi dalam praktiknya sendiri. Jika ada masalah dengan pengobatan, katanya, pasien akan diberitahu, "Ini adalah beberapa obat yang membuat Anda sedih, lelah dan depresi, namun obat ini tidak akan efektif menyembuhkan penyakit Anda," begitu Tavee menceritakan apa yang dilakukan terhadap pasiennya. 

Dengan memasuki meditasi kesadaran, ujar Tavee, Anda belajar untuk merealisasikan apa yang Anda rasakan, baik itu sakit atau kecemasan atau depresi, dan melihatnya sebagai sebuah entitas yang terpisah dan bukan bagian dari diri Anda sendiri. Ini membantu Anda membiarkan penyakit itu pergi.