Go4HealthyLife.com - Ways to healthy living through CARE & CURE - http://www.go4healthylife.com
Terapi Estrogen Picu Risiko Batu Ginjal?
http://www.go4healthylife.com/articles/2626/1/Terapi-Estrogen-Picu-Risiko-Batu-Ginjal/Page1.html
 Redaksi Go4HealthyLife.com
 19 Februari 2012
 
Berhati-hatilah bagi wanita berusia paruh baya atau lebih yang ingin menjalani terapi estrogen, karena berdasarkan penelitian terbaru, terapi ini dapat meningkatkan risiko batu ginjal pada wanita menopause.


Go4HealthyLife.com, Jakarta - Berhati-hatilah bagi wanita berusia paruh baya atau lebih yang ingin menjalani terapi estrogen, karena berdasarkan penelitian terbaru, terapi ini dapat meningkatkan risiko batu ginjal pada wanita menopause.

Untuk studi ini, tim peneliti mengamati data dari wanita pascamenopause di Amerika Serikat, yang dikumpulkan dari dua studi bertajuk Women's Health Initiative.

Satu studi melibatkan 10.739 wanita yang telah menjalani histerektomi, dan mereka yang menjalani pengobatan estrogen saja atau plasebo, dan dipantau selama rata-rata 7,1 tahun.

Sementara studi lainnya mencakup 16.608 wanita tanpa histerektomi yang menjalani baik terapi estrogen plus progestin atau plasebo, dan mereka dipantau selama rata-rata 5,6 tahun.

Ada 335 kasus batu ginjal yang dilaporkan di kalangan perempuan di kelompok terapi estrogen dan 284 kasus di kelompok plasebo, kata para peneliti.

Tingkat kejadian batu ginjal per tahun per 10.000 wanita per tahun adalah 39 di kelompok terapi estrogen dan 34 dalam kelompok plasebo, menurut hasil studi yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Internal Medicine.

Pertumbuhan batu ginjal adalah lima kali lebih umum pada wanita yang memiliki riwayat batu ginjal pada awal studi, tetapi pertumbuhan batu ginjal itu tidak berubah secara signifikan dengan terapi estrogen, papar Dr. M. Naim Maalouf, dari Medical University of Texas Southwestern Center di Dallas.

Para peneliti tidak menemukan hubungan yang signifikan antara pertumbuhan batu ginjal dengan usia, etnis, indeks massa tubuh (BMI), terapi hormon sebelumnya, konsumsi kopi atau penggunaan diuretik thiazide.

Temuan ini menunjukkan bahwa terapi estrogen meningkatkan risiko [batu ginjal] pada wanita pascamenopause sehat. Mekanisme yang mendasari adanya kecenderungan yang lebih tinggi tetap ditentukan.

Mengingat prevalensi yang cukup besar dari [batu ginjal] di segmen populasi ini -- antara 5 persen hingga 7 persen di Amerika Serikat -- maka temuan ini perlu dipertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan terkait dengan penggunaan estrogen pada wanita pascamenopause.