Go4HealthyLife.com, Jakarta - Wanita setelah melahirkan biasanya memiliki program utama untuk menurunkan berat badan guna mendapatkan berat ideal seperti sebelum hamil. Namun, tak sedikit para ibu ini bingung memilih langkah yang terbaik untuk menyusutkan ukuran lingkar pinggang mereka.

Sebenarnya ada empat cara sehat yang dapat dilakukan tanpa obat untuk mendapatkan berat badan ideal seperti sebelum hamil, karena obat pelangsing dapat mempengaruhi ASI.

Para peneliti menyebutkan bahwa kehamilan menjadi salah satu penyebab utama bertambahnya berat badan wanita. Hal ini telah dipelajari secara ilmiah selama dua dasawarsa terakhir.

Hasil penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Obesity pada 2000 ini menemukan fakta 6 persen wanita mengalami penambahan berat badan setelah melahirkan anak pertamanya. Penelitian ini diikuti oleh 1.300 wanita sehat yang melahirkan antara 1980-1990.
 
"Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang mempertahankan berat badan mereka setelah kehamilan akan membuat mereka gemuk, dan memiliki resiko kesehatan seperti diabetes atau jantung," kata Prof Raul Artal, MD, ketua Bidang Obstetri dan Ginekologi dan Kesehatan Perempuan di Saint Louis University Medical School, seperti dilansir Sheknows.

Dr. Artal mengatakan tidak ada rumus ajaib untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan. Peningkatan berat badan selama kehamilan terjadi secara bertahap, sehingga pengurangan harus dilakukan secara bertahap pula sehingga dapat menjaga berat badan ideal untuk waktu yang lama.

Ada 4 kiat yang diberikan Dr. Artal dalam hal menurunkan berat badan setelah melahirkan:

1. Menyusui
Banyak rumor beredar tentang pengaruh menyusui pada tubuh perempuan, seperti payudara menjadi turun atau meninggalkan tanda guratan. Namun rumor ini tidak benar, karena menyusui adalah cara yang mudah dan sehat untuk menurunkan berat badan.

Dr. Artal mengatakan menyusui tidak hanya bermanfaat bagi bayi yang baru lahir, tetapi juga untuk sang ibu. Rata-rata, wanita yang sedang menyusui bisa membakar lebih dari 600 kalori per hari.

2. Bergerak
Melakukan aktivitas fisik tidak terbatas hanya dengan olahraga, seperti di pusat kebugaran, bermain tenis atau basket. Tapi berjalan kaki, bersepeda atau merawat bayi setiap juga dapat membantu membakar kalori.

Jika perempuan memberikan ASI eksklusif dan mengurus bayi sendiri, maka dua kegiatan ini akan sangat membantu si ibu menurunkan berat badan.

3. Memikirkan makan hanya untuk diri sendiri
Setelah bayi lahir, si ibu harus segera menghapus pikiran mengenai perlunya asupan makanan untuk dua orang (ibu dan bayi), karena pikiran ini hanya akan menambah berat badan.

Dr. Artal merekomendasikan wanita yang baru melahirkan untuk merayakan kehadiran sang buah hati dengan makanan padat gizi seperti sayuran, daging tanpa lemak dan karbohidrat kompleks yang akan membuat mereka merasa kenyang lebih lama.

4. Mintalah bantuan profesional
Jika Anda tetap belum mampu menurunkan berat badan meskipun sudah melakukan langkah-langkah di atas, Dr. Artal menyarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan Anda atau ahli gizi.

Hal ini penting karena para ibu yang menyusui harus mendapatkan gizi yang baik sehingga kebutuhan gizi bayi tetap terpenuhi.