Pasien
kanker payudara memiliki kemungkinan lebih besar untuk meninggal akibat
kondisi kesehatan secara keseluruhan buruk jika kemampuan mereka untuk
melakukan aktivitas fisik sehari-hari terpengaruh oleh penyakit yang
dideritanya atau pengobatan.
Go4HealthyLife.com, Jakarta - Pasien kanker payudara memiliki kemungkinan lebih besar untuk meninggal akibat kondisi kesehatan secara keseluruhan buruk jika kemampuan mereka untuk melakukan aktivitas fisik sehari-hari terpengaruh oleh penyakit yang dideritanya atau pengobatan.
Hal itu terungkap dalam sebuah studi terbaru yang mengamati 2.202 penderita kanker payudara di California dan Utah hingga 11 tahun setelah mereka didiagnosis.
Risiko kematian akibat kanker payudara adalah sama bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik dan mereka yang tidak memiliki masalah fisik, kata para peneliti daam studi yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute.
Namun, mereka yang memiliki keterbatasan fisik lebih mungkin untuk meninggal akibat penyakit lainnya. Studi ini juga menemukan bahwa pasien yang lebih tua dan kelebihan berat badan lebih mungkin memiliki keterbatasan fisik selama sekurangnya 18 bulan setelah pengobatan.
Gangguan ini, yang terjadi pada sebanyak 39 persen penderita kanker payudara - mempengaruhi gerakan, kekuatan dan ketangkasan. Hal ini dapat mengakibatkan ketidakmampuan untuk berlutut, mengangkat barang seberat lebih dari 4,5 kg, memegang benda kecil, berdiri, duduk untuk waktu yang lama, berjalan naik dan turun dari tangga, atau berjalan beberapa meter.
"Studi kami memberi bukti betapa penting untuk mengembangkan intervensi yang dapat meningkatkan fungsi fisik, untuk mengurangi efek yang merugikan dari keterbatasan fisik. Strategi intervensi - yang dilakukan individu, masyarakat dan penyedia layanan kesehatan - harus menekankan pentingnya gaya hidup yang aktif secara fisik," kata penulis studi, Dejana Braithwaite, asisten dosen epidemiologi kanker di University of California San Francisco Diller Helen Family Comprehensive Cancer Center.
"Ketika kita berbicara tentang meningkatkan fungsi fisik, kita berbicara tentang meningkatkan kemampuan perempuan untuk melakukan fungsi normal dalam kehidupan sehari-hari, seperti berjalan di sekitar permukiman, bangkit dengan mudah dari posisi duduk atau membawa tas belanjaan. Kegiatan ini untuk membuat perbedaan dalam kesempatan seorang wanita bertahan hidup setelah diagnosis kanker payudara," kata penulis studi senior, Bette Caan, seorang peneliti di divisi riset UCSF/Kaiser Permanente Northern California.