Go4HealthyLife.com - Ways to healthy living through CARE & CURE - http://www.go4healthylife.com
Terapi Kanker Pengaruhi Gairah Seks
http://www.go4healthylife.com/articles/3283/1/Terapi-Kanker-Pengaruhi-Gairah-Seks/Page1.html
 Redaksi Go4HealthyLife.com
 5 Februari 2012
 
Terapi untuk kanker tertentu dapat berdampak pada kehidupan seks seseorang, menyebabkan serangkaian tanda dan kumpulan gejala yang menyulitkan aktivitas seksual bersama pasangan.

Go4HealthyLife.com, Jakarta – Terapi untuk kanker tertentu dapat berdampak pada kehidupan seks seseorang, menyebabkan serangkaian tanda dan kumpulan gejala yang menyulitkan aktivitas seksual bersama pasangan.

Namun bukan berarti Anda tidak dapat memiliki kehidupan seks yang sehat setelah terapi kanker. Kenali lebih jauh tentang terapi kanker dan bagaimana hal itu bisa berdampak pada fungsi seksual yang dapat membantu Anda menemukan solusi jika masalah itu muncul.

Kanker pelvis, tampaknya cenderung menyebabkan disfungsi seksual dibandingkan kanker lainnya. Pria yang mengalami kanker pelvis dilaporkan lebih sulit memulai lagi aktivitas seks setelah terapi kanker dibandingkan jenis kanker lainnya. Efek samping pada kehidupan seksual yang paling umum setelah terapi bisa ditemui pada kanker kandung kemih, kanker usus, kanker prostat, dan kanker rektum, demikian menurut Mayoclinic.com.

Pria lanjut usia tampaknya cenderung mengalami disfungsi seksual setelah terapi kanker. Hal ini terjadi karena sebagian besar pria akan sulit melakukan seks pada suatu waktu. Jadi pria lanjut usia yang menjalani terapi kanker kemungkinan akan mengalamiefek samping seksual terkait usia dibandingkan terapi itu sendiri. Atau mereka mendapati bahwa terapi kanker mempercepat efek samping seksual dikaitkan dengan pertambahan usia yang normal. Disfungsi ereksi adalah efek samping  yang paling umum pada pria yang menjalani terapi kanker.

Sejumlah efek samping seksual yang bisa terjadi sebagai hasil terapi kanker, antara lain:
- Ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi (disfungsi ereksi)
- Kesulitan mencapai klimaks/orgasme
- Orgasme tanpa mengeluarkan cairan semen (orgasme kering)
- Orgasme yang lemah dan tidak memuaskan
- Kehilangan libido
- Sakit selama melakukan seks
- Kurang energi untuk aktivitas seksual

Namun tidak semua laki-laki yang mengalami kanker pelvis akan mengalami efek samping pada kehidupan seksualnya.

Seseorang mungkin akan mengalami efek samping seksual bahkan sebelum memulai terapi atau bahkan terapi kanker Anda tidak berdampak pada area pelvis. Misalnya kelelahan, kesakitan, kecemasan mengenai terapi yang dijalani atau perasaan depresi memiliki kanker dapat menyebabkan penurunan libido. Kadang-kadang faktor emosi menambahkan efek samping seksual terhadap perubahan fisik yang terjadi selama menjalani terapi.