_thumbmedium.jpg)
Go4HealthyLife.com, Jakarta – Kabar gembira untuk Anda yang menantikan pil kontrasepsi minim efek samping. Pasalnya saat ini peneliti akan mengembangkan pil kontrasepsi tanpa hormon, yang diklaim tanpa efek samping.
Harapan baru untuk mengembangkan pil kontrasepsi tanpa hormon berawal dari hasil penelitian di University of California, San Francisco yang mengungkap adanya semacam mekanisme elektrik dalam proses pembuahan sel telur. Ketika siap untuk dibuahi, sel telur melepaskan hormon progesteron yang kemudian menghasilkan sinyal elektrik. Kemudian sinyal itu ditangkap oleh sperma, lalu memacunya untuk bergerak cepat dan lebih aktif untuk menerobos lapisan yang menyelubungi sel telur.
Temuan ini memunculkan ide untuk membuat kontrasepsi oral yang menjadikan mekanisme elektrik tersebut sebagai targetnya. Dengan mengacaukan sinyal elektrik yang dihasilkan sel telur, maka sperma tidak akan pernah bisa membuahi atau bahkan sekedar mendekatinya.
Menurut penelitian tersebut, sinyal elektrik itu dipicu oleh pelepasan ion kalsium (Ca 2+) oleh hormon progesteron. Sperma akan kehilangan tenaga serta ‘petunjuk’ yang mengarahkannya untuk bergerak menuju sel telur jika pelepasan ion tersebut dihambat.
Pil kontrasepsi konvensional yang digunakan saat ini berisi kombinasi hormon yang berfungsi mencegah pelepasan sel telur. Sel telur yang sudah matang ditahan di indung telur, sehingga ketika sperma datang tidak ada sel telur yang siap untuk dibuahi.
Meski dinilai aman dan efektif mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, pil kontrasepsi hormonal ini kurang disukai karena punya efek samping, antara lain memicu jerawat, flek pada kulit wajah hingga memicu kegemukan, demikian seperti dilansir
Dailymail, Kamis (17/3).