Go4HealthyLife.com,
Jakarta – Bayi Anda mengalami kolik, tangisnya tak berhenti dan membuat anda
nyaris hilang sabar karena stres dan kurang tidur? Pertimbangkan secangkir teh
herbal. Itu untuk si bayi,
bukan untuk Anda.
Teh yang dibuat dari chamomile,
licorice, adas dan balm mint, adalah salah satu perawatan yang paling efektif
untuk menghilangkan gejala kolik, menurut studi yang dipublikasikan di
Pediatrics, yang meninjau 15 uji klinis acak dari pengobatan alternatif untuk
kolik pada bayi.
Studi
ini mengkaji percobaan yang mencakup berbagai jenis pengobatan dan menemukan
hasil yang paling menggembirakan datang dari perawatan dengan menggunakan obat
herbal dan solusi gula, sedangkan hasil yang kurang efektif berasal dari
perlakuan yang melibatkan manipulasi dan suplemen probiotik.
Dari tiga studi herbal, satu
dengan hasil yang paling signifikan adalah ketika bayi diberi ekstrak adas. Tidak mengherankan, biji adas dikenal
sebagai bantuan pencernaan alami karena mereka melemaskan lapisan otot polos
pada saluran pencernaan dan juga membantu untuk mengusir gas. Studi lain
mengamati Colimil, sebuah herbal yang berisi formula adas, lemon balm, dan chamomile
Jerman, yang setelah digunakan menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam pola
menangis per hari.
Lima
studi yang mengamati suplemen glukosa dan sukrosa menemukan dampak pengurangan
signifikan terhadap gejala kolik juga.
Mungkin bagian yang paling
menarik dari penelitian ini adalah bagaimana penulis menjelaskan apa yang telah
banyak diketahui orangtua, bahwa sulit untuk mengetahui bagaimana untuk
mengobati sakit perut karena kolik sendiri adalah seperti ‘makhluk’ lihai.
Kesulitan mencari pengobatan yang efektif adalah
berkaitan dengan kurangnya kita memahami kolik pada bayi. Patofisiologinya tidak jelas;
alergi makanan alergi, intoleransi formula, ketidakmatangan saluran pencernaan,
pembentukan gas yang berlebihan atau kram usus, semuanya telah diusulkan
sebagai kemungkinan etiologi. Dapat dikatakan, setiap
pengobatan yang rasional harus diarahkan pada mekanisme dari penyakit itu
sendiri.
Studi ini tidak mencakup
petunjuk khusus tentang dosis, jadi cek dengan dokter anak Anda sebelum mencoba
obat herbal apapun. Dan,
ingat, jangan memberi bayi Anda teh panas, demikian seperti dilansir MSNBC.