Go4HealthyLife.com, Jakarta - Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) menggelar Kongres ke XXIV di Denpasar, Bali, pada 29 Maret hingga 2 April 2011.

Kongres PDGI adalah kegiatan rutin yang berlangsung setiap tiga tahun sekali yang berfungsi sebagai sarana pertemuan seluruh dokter gigi di Indonesia, yang tergabung dalam keanggotaan PDGI.

Kongres ini juga akan menjadi sarana pertanggungjawaban pengurus PDGI masa sebelumnya serta pemilihan Ketua Umum PDGI yang baru.

Drg. Zaura Rini Anggraeni, MDS., Ketua Umum PB PDGI periode 2008 – 2011 mengungkapkan PDGI memiliki 187 cabang yang tersebar di propinsi Indonesia dan program SD Binaan telah berlangsung sejak 2009 di 50 cabang dengan membina lebih dari 100 SD yang tersebar di seluruh Indonesia.

Pada setiap SD Binaan, masing-masing dokter gigi pembina dituntut untuk mampu memberikan upaya edukasi dan preventif secara terus menerus selama tiga (3) tahun, seperti edukasi mengenai cara menyikat gigi dengan cara dan waktu yang tepat pagi setelah makan dan malam sebelum tidur ataupun juga pelayanan pemeriksaan gigi.”

Untuk meningkatkan kualitas SD Binaan dan memotivasi para dokter gigi anggota PDGI, mulai tahun 2009 telah dilaksanakan pemilihan SD Binaan terbaik. Untuk pemilihan SD Binaan terbaik, parameter yang digunakan didasarkan pada aspek yaitu tingkat aktifitas dari dokter gigi dalam membina SD binaan, kualitas kesehatan gigi siswa SD setelah proses pendampingan selesai dilakukan, peningkatan tingkat pemahaman siswa terhadap pentingnya menjaga kualitas kesehatan gigi, misalnya dengan menyikat gigi secara teratur 2 kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur, dan adanya kegiatan yang konsisten serta berkesinambungan, baik kegiatan edukasi maupun juga preventif pada setiap SD yang dibina.

“Program SD Binaan hasil bentuk kerja sama PDGI dengan Unilever, terutama melalui pemberian sarana materi edukasi kesehatan gigi bagi siswa, guru dan orang tua, serta produk pasta gigi dan sikat gigi, dimana hal ini sangat berguna sekali dalam mendukung upaya edukasi kepada masyarakat,” kata drg. Rini dalam keterangan persnya.

Sebagai bentuk apresiasi bagi mereka yang paling giat dalam membina SD binaan tersebut, Pepsodent, brand pasta gigi dari Unilever, memberikan penghargaan kepada sembilan PDGI cabang yang mempunyai SD Binaan terbaik, di mana enam di antaranya akan diikutsertakan di dalam Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2011 yang akan datang, kata Drg. Ratu Mirah Afifah GCClindent., MDSc, Professional Relationship Manager Oral Care Unilever.

drg. Sriwidyaswati mewakili PDGI Cabang Gunung Kidul yang terpilih menjadi Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional tahun 2010 menceritakan pengalamannya dan juga pemenang SD Binaan 2010 berharap melalui pemberian materi edukasi kesehatan gigi dan mengajak keterlibatan para kader kesehatan di Gunung Kidul dan para perangkat desa untuk bersama-sama memberikan penyuluhan kepada masyarakat, kualitas kesehatan gigi dan mulut di Gunung Kidul, Yogayakarta, dapat ditingkatkan.

”Saya berharap program ini terus berlanjut karena sangat dibutuhkan bagi masyarakat di Gunung Kidul yang sebagian besar berasal dari keluarga pra-sejahtera. Anak-anak juga senang sekali dengan adanya program ini dan mereka sangat antusias,” ujarnya.