Go4HealthyLife.com, Jakarta – Teh hijau memiliki berbgai manfaat untuk kesehatan tubuh. Namun muncul pertanyaan, apakah bagi ibu hamil tetap aman minum teh hijau?

Menurut Babycentre.co.uk, minum teh hijau saat hamil dipandang aman, asalkan tidak terlalu banyak. Ini karena teh hijau juga mengandung kafein dalam jumlah yang mirip atau sedikit lebih rendah dibandingkan teh lainnya, bergantung bagaimana penyajiannya.

Untuk ibu hamil, batasi konsumsi kafein hanya 200 mg per hari, atau setara dengan 3-4 cangkir teh hijau per hari. Harus diingat, pembatasan kafein juga berlaku pada minuman lain yang juga mengandung bahan ini, seperti kopi, minuman ringan, cola, minuman energi dan cokelat.

Cukup aman untuk mengonsumsi secangkir teh hijau per hari saat hamil, karena minuman ini dipandang dapat melihara kesehatan, berkat kandungan antioksidan di dalamnya. Minum teh hijau kemungkinan juga baik untuk kesehatan tulang dan gigi, memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Antioksidan merupakan senyawa kimia yang dapat membantu mencegah kerusakan sel-sel tubuh. Penelitian menekankan antioksidan bisa membantu kita melindungi tubuh terhadap penyakit seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi dan sejumlah kanker.

Namun demikian, minum teh hijau dalam jumlah banyak dapat mencegah penyerapan asam folat dengan sempurna. Asam folat merupakan nutrisi penting, khususnya pada trimester pertama kehamilan. Sebuah studi menegaskan bahwa jika ibu mengonsumsi teh hijau dalam jumlah banyak saat waktu pembuahan (konsepsi) membuat janin mengembangkan cacat bumbung saraf, seperti spina bifida.

Tampaknya tak mungkin Anda ingin banyak-banyak minu teh hijau setiap hari. Belum ada anjuran resmi apakah ibu hamil harus berhenti minum teh hijau. Jadi nikmati saja, namun jangan berlebihan.

Yang wajib diingat adalah bahwa teh hijau, seperti halnya teh jenis lainnya, membuat tubuh kesulitan menyerap besi dari makanan bukan daging. Cara terbaik mencegahnya adalah hindari minum teh bersamaan dengan waktu makan.