
Go4HealthyLife.com, Jakarta – Mayoritas orang maunya serba praktis, termasuk urusan jus. Malas rasanya membuat jus langsung dari buah dengan berbagai alasan, umumnya merepotkan atau tak cukup memiliki waktu untuk itu.
Akhirnya kita lebih memilih membeli jus dalam kemasan yang tinggal comot dari rak toko. Mungkin kita mengira jus dalam kemasan karton atau botol plastik ini lebih ‘sehat’. Tapi menurut Christopher Gavigan, CEO dan penulis
Healthy Child Healthy World, dalam tulisannya di
WebMD menyarankan kita untuk mewaspadai jus siap saji.
Ada dua kandungan dalam jus siap saji yang jauh dari kata ‘sehat’ khususnya jika dikonsumsi anak-anak:
1. Pemanis tambahan.
High fructose corn syrup (HFCS) merupakan salah satu pemanis yang umum ditambahkan ke dalam minuman siap saji. Seperti dilaporkan 2 tahun lalu, sebuah studi perintis menemukan kontaminasi merkuri pada kandungan dalam bahan ini di mana-mana. Pemanis itu juga dibuat dengan pemrosesan tingkat tinggi dan dibuat dengan menggunakan bahan genetik dimodifikasi, kombinasi yang mengarah ke dampak yang sejauh ini masih belum jelas. Sejumlah studi mengaitkan bahwa kelebihan berbagai jenis gula tambahan, tidak hanya HFCS, dengan kondisi kesehatan seperti pertambahan berat badan, masalah gigi berlubang, kurang gizi dan lebih banyak lagi.
2. Pewarna makanan buatan. Dalam tiga dasawarsa terakhir, studi yang dilakukan berulang-ulang menyimpulkan bahwa pewarna sintetis dalam dosis sedang yang ditambahkan pada makanan dapat memicu hiperaktivitas dan gangguan perilaku pada anak.
Lantas, apa yang bisa kita lakukan sebagai konsumen? Baca kandungan dalam kemasan. Pilihlah 100% produk jus. Sebisa mungkin pilih yang organik. Jika tak yakin, cobalah pesan jus yang langsung dibuat di tempat atau buat jus sendiri di rumah.