Go4HealthyLife.com, Jakarta - Manulife Indonesia meluncurkan ProHealth, produk asuransi kesehatan pertama dan berdiri sendiri yang menawarkan perlindungan kesehatan secara komprehensif untuk semua penyakit termasuk penyakit kritis hingga usia 99 tahun.

Dengan meningkatnya tingkat harapan hidup serta kemakmuran, kini orang Indonesia lebih sadar akan kebutuhan untuk mempersiapkan biaya pengobatan yang terus meningkat selama masa bekerja dan pensiun. Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa tingkat pengeluaran kesehatan per kapita di Indonesia meningkat tajam sebesar 54 persen sejak tahun 2004 hingga 2010.

Manulife Indonesia telah mengembangkan produk ProHealth yang menawarkan kenyamanan bagi para nasabahnya pada setiap fase kehidupan dan membantu pelayanan kesehatan secara finansial yang berkualitas ketika dibutuhkan.

“ProHealth merupakan produk yang berorientasi ke depan dari Manulife Indonesia yang menyediakan solusi komprehensif bagi nasabah untuk kebutuhan kesehatan mereka,” ujar Alan Merten, CEO & President Director Manulife Indonesia.

Secara khusus, ProHealth mengganti biaya rawat inap akibat kecelakaan, cedera, berbagai penyakit serta penyakit kritis. Produk ini mencakup biaya medis seperti biaya bedah dan biaya konsultasi rawat jalan, serta obat-obatan dan ambulans. Produk ini juga menawarkan manfaat lain seperti peningkatan jumlah uang pertanggungan secara otomatis ketika tertanggung mencapai usia 75 tahun, manfaat akhir pertanggungan, dan manfaat kematian.

Premraj Thuraisingam, Executive Vice President & Chief Agency Officer Manulife Indonesia mengatakan bahwa, ”Untuk memastikan perlindungan asuransi yang dapat mencukupi biaya medis jangka panjang yang tak terduga, bagi seseorang hal ini sama pentingnya dengan menabung dan berinvestasi untuk merencanakan keuangan di masa depan. ProHealth menyediakan kenyamanan bagi para nasabah ketika memerlukan biaya medis yang semakin lama semakin tinggi, sehingga mereka dapat memfokuskan diri pada prioritas lainnya dalam hidup mereka.”