Go4HealthyLife.com - Ways to healthy living through CARE & CURE - http://www.go4healthylife.com
Duh, Pria Lebih Rentan Kena Asam Urat
http://www.go4healthylife.com/articles/4814/1/Duh-Pria-Lebih-Rentan-Kena-Asam-Urat/Page1.html
 Redaksi Go4HealthyLife.com
 17 Februari 2012
 
Artritis atau nyeri sendi merupakan peradangan pada satu atau lebih sendi tubuh, dengan gejala utama nyeri pada pada tulang persendian dan kekakuan sendiri, yang biasanya memburuk dengan pertambahan usia.

Go4HealthyLife.com, Jakarta – Artritis atau nyeri sendi merupakan peradangan pada satu atau lebih sendi tubuh, dengan gejala utama nyeri pada pada tulang persendian dan kekakuan sendiri, yang biasanya memburuk dengan pertambahan usia.

Gejala utamanya adalah nyeri pada persendian dan kekakuan sendi, yang biasanya memburuk dengan usia. Dua jenis yang paling umum dari arthritis adalah osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

Osteoartritis biasanya disebabkan oleh keausan normal, sementara rheumatoid arthritis adalah gangguan autoimun. Jenis artritis lain dapat disebabkan oleh kristal asam urat (gout atau pirai), infeksi atau bahkan penyakit yang mendasari, seperti psoriasis atau lupus, demikian menurut MayoClinic.com.

Faktor risiko untuk artritis meliputi:

• Riwayat keluarga. Beberapa jenis artritis berjalan dalam keluarga, sehingga Anda mungkin akan lebih mungkin untuk mengembangkan artritis jika orang tua atau saudara kandung Anda mengalami gangguan tersebut. Gen Anda dapat membuat Anda lebih rentan terhadap faktor lingkungan yang dapat memicu radang sendi.

• Usia. Risiko dari berbagai jenis artritis - termasuk osteoarthritis, rheumatoid arthritis dan gout - meningkat seiring pertambahan usia.

• Jenis kelamin. Wanita lebih mungkin dibandingkan adalah laki-laki untuk mengalami rheumatoid arthritis, sementara sebagian besar laki-laki lebih berisiko terkena gout (asam urat).

• Riwayat cedera sendi. Orang yang pernah mengalami cedera sendi, mungkin saaat beraktivitas olahraga, lebih mungkin untuk akhirnya mengalami artritis pada sendi yang terkena.

• Obesitas. Kelebihan berat badan menempatkan tekanan pada sendi, terutama lutut, pinggul dan tulang belakang. Orang gemuk memiliki risiko lebih tinggi terkena artritis.

Gaya hidup yang disarankan untuk merawat nyeri sendi:

• Penurunan berat badan. Jika Anda obesitas, menurunkan berat badan akan mengurangi stres (tekanan) pada berat badan-bantalan sendi Anda. Hal ini dapat meningkatkan mobilitas dan membatasi cedera di masa depan.

• Latihan. Olahraga teratur dapat membantu menjaga fleksibilitas sendi. Berenang atau aerobik air sering merupakan pilihan yang baik karena daya apung air mengurangi tekaanan pada sendi untuk menahan beban.

• Panas dan dingin. Bantalan pemanas atau kompres es dapat membantu meringankan nyeri sendi.

• Alat bantu. Menggunakan tongkat, walker, kursi toilet, dan perangkat bantu lain dapat membantu melindungi sendi dan meningkatkan kemampuan Anda untuk melakukan tugas sehari-hari.