
Go4HealthyLife.com, Jakarta - Membawa-bawa sesuatu yang berat rupanya mempengaruhi otak menjadi lebih stres. Menurut penelitian, berat barang yang dibawa secara fisik akan mempengaruhi psikis.
Menurut laporan yang diterbitkan dalam
Journal of Consumers Behavior, ilmuwan menyatakan,"Kami menemukan bahwa membawa beban berat menyebabkan konsumen untuk merasa lebih stres dan menganggap peristiwa yang lebih penting daripada sebelumnya," kata pemimpin penulis, Meng Zhang, asisten profesor di Departemen Pemasaran di Universitas Cina di Hong Kong.
Pada studinya Zhang melakukan percobaan terhadap lebih dari 100 orang. Zhang meminta sekelompok relawan untuk membawa tas belanja berisi botol air seberat 10 kilogram. Sedangkan kelompok pembanding membawa tas dengan botol air yang kosong.
Relawan diminta menentukan berapa banyak beban yang sanggup mereka bawa saat berbelanja. Kemudian, kedua kelompok ditanya mengenai pentingnya mengekspresikan pendapat di depan umum, membaca label nutrisi atau mencipta hubungan sosial.
Hasilnya, relawan dengan tas berat cenderung memiliki skor tinggi pada hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan sosial dan hal-hal penting. Dengan kata lain, mereka yang menanggung beban berat lebih menganggap segala sesuatu di sekitarnya lebih penting.
Temuan juga menunjukkan ada cara untuk mengurangi beban psikologis, yaitu saat berpikir tentang benda-benda ringan seperti balon dan bulu, demikian
MSNBC.