Go4HealthyLife.com - Ways to healthy living through CARE & CURE - http://www.go4healthylife.com
Aspirin Efektif Hambat Penyebaran Kanker
http://www.go4healthylife.com/articles/5032/1/Aspirin-Efektif-Hambat-Penyebaran-Kanker/Page1.html
 Redaksi Go4HealthyLife.com
 20 Februari 2012
 
Aspirin dan obat-obatan 'warung' lainnya kemungkinan dapat menghambat penyebaran kanker karena mereka membantu menutup 'jalur' kimia yang memberi makan tumor, kata peneliti Australia.

Go4HealthyLife.com, Jakarta - Aspirin dan obat-obatan 'warung' lainnya kemungkinan dapat menghambat penyebaran kanker karena mereka membantu menutup 'jalur' kimia yang memberi makan tumor, kata peneliti Australia.

Para ilmuwan di Petrus MacCallum Cancer Centre Melbourne mengatakan mereka telah membuat terobosan biologis yang membantu menjelaskan bagaimana pembuluh limfatik - kunci untuk transmisi tumor di seluruh tubuh - menanggapi kanker.

"Kami telah menunjukkan bahwa molekul seperti aspirin ... bisa bekerja efektif dengan mengurangi pelebaran pembuluh utama dan dengan demikian mengurangi kapasitas tumor menyebar ke tempat yang jauh," kata peneliti Steven Stacker.

Dokter telah lama menduga bahwa obat non-steroid anti-inflamasi seperti aspirin bisa membantu menghambat penyebaran kanker tetapi mereka tidak mampu menentukan dengan tepat bagaimana ini dilakukan. Dengan mempelajari sel-sel dalam pembuluh limfatik, para peneliti menemukan bahwa gen tertentu berubah ekspresinya pada kanker yang menyebar, tetapi tidak ketika kanker itu tidak menyebar.

Hasil riset telah dipublikasikan di jurnal Cancer Cell mengungkapkan bahwa gen merupakan kaitan antara pertumbuhan tumor dan jalur selular yang dapat menyebabkan peradangan dan pelebaran pembuluh di seluruh tubuh. Setelah melebarkan pembuluh limfatik, kapasitas mereka untuk bertindak sebagai "jalur pasokan" untuk tumor dan menjadi saluran yang lebih efektif untuk peningkatan penyebaran kanker. Tapi aspirin bertindak untuk menutup pelebaran pembuluh tersebut.

"Jadi sepertinya kita telah menemukan titik persimpangan penting dalam pengertian biokimia antara semua kontributor berbeda," kata Stacker.

Penemuan ini bisa memunculkan obat baru dan lebih baik yang dapat membantu mengatasi tumor padat, termasuk payudara dan kanker prostat, serta berpotensi memberikan "sistem peringatan dini" sebelum tumor mulai menyebar.

Tahun lalu, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis The Lancet menemukan bahwa tingkat penyebaran kanker usus besar, prostat, paru, otak dan tenggorokan semua berkurang dengan penggunaan aspirin setiap hari.

Banyak dokter merekomendasikan penggunaan rutin aspirin untuk menurunkan risiko serangan jantung, penggumpalan terkait stroke dan masalah aliran darah lainnya. Efek samping konsumsi aspirin terus menerus adalah risiko masalah perut.