Go4HealthyLife.com, Jakarta - Ada banyak teknik dan suplemen yang dapat digunakan untuk detoksifikasi tubuh. Satu satu di antaranya adalah mengonsumsi makanan detoksifikasi.

Berikut ini adalah daftar makanan detoks yang baik untuk pola makan setiap orang:

1. Buah-buahan
Buah-buahan mengandung kadar cairan tinggi, membantu tubuh membersihkan racun. Mereka juga sangat mudah dicerna dan tinggi antioksidan, nutrisi, serat dan vitamin penting.

2. Sayuran hijau
Isi kulkas Anda dengan ganggang hijau biru, barley, wheatgrass, kangkung, bayam, spirulina, alfalfa, chard, arugula atau sayuran hijau organik. Tanaman ini akan membantu menyediakan klorofil yang bermanfaat untuk meningkatkan saluran pencernaan.

Klorofil membantu membersihkan tubuh dari racun lingkungan berbahaya yang berasal dari asap, logam berat, herbisida, produk pembersih dan pestisida. Zat hijau daun ini juga membantu dalam detoksifikasi hati.

3. Lemon, jeruk, dan jeruk nipis
Buah jeruk membantu tubuh dalam membilas racun dan mengawalinya di saluran pencernaan dengan proses enzimatik. Jus lemon membantu hati dalam proses pembersihannya. Untuk meningkatkan detoksifikasi, mulailah hari dengan segelas air lemon hangat.

Ingat, vitamin C merupakan salah satu vitamin detoks terbaik yang ada, misalnya dengan mengubah racun menjadi bahan dicerna. Konsumsilah makanan kaya vitamin C untuk membantu mendapatkan lebih banyak manfaatnya.

4. Bawang putih
Bumbu berbentuk umbi agak bulat dengan aroma sedikit tajam ini merupakan salah satu makanan detoksifikasi terbaik yang pernah ada. Bawang putih membantu merangsang hati untuk memproduksi enzim detoksifikasi yang membantu menyaring residu beracun dari sistem pencernaan. Disarankan menambahkan bawang putih yang diiris atau dimasak ke dalam hidangan karena ini akan membantu membantu setiap diet detoks.

5. Kecambah brokoli
Sangat tinggi antioksidan, kemampuan kecambah brokoli untuk merangsang enzim detoksifikasi di saluran pencernaan tak tertandingi. Kecambah brokoli sebenarnya lebih efektif daripada sayuran brokoli itu sendiri.

6. Teh Hijau
Kaya antioksidan, teh hijau membersihkan racun dari sistem melalui konten cair, tetapi juga mengandung jenis khusus antioksidan yang disebut katekin, yang dikenal untuk meningkatkan fungsi hati.

7. Kacang hijau
Kacang hijau yang perkasa telah digunakan oleh dokter Ayurvedic selama ribuan tahun. Kacang ini sangat mudah dicerna, dan menyerap residu beracun di sisi dinding usus.

8. Sayuran mentah
Baik untuk dibuat jus atau dimakan mentah: Bawang, wortel, artichoke, asparagus, brokoli, kubis, kale, kubis brussel, kembang kol, bawang putih, bit, kunyit, dan oregano. Kombinasi makanan ini akan membantu hati membuang racun selama proses pembersihan. Gabungan bahan mentah ini tinggi kandungan belerang dan glutathione alami. Sulfur membantu hati mendetoksifikasi bahan kimia berbahaya.

9. Biji-bijian dan kacang
Sertakan biji-bijian dan kacang yang lebih mudah dicerna dalam diet Anda. Biji rami, biji labu, almond, walnut, biji wijen, biji chia, kacang cedar siberia dan biji bunga matahari adalah semua pilihan yang sangat baik. Sementara detoksifikasi, hindari mentega kacang.

10. Minyak omega 3
Gunakan rami, alpukat, minyak zaitun atau minyak biji rami saat detoksifikasi. Ini akan membantu melumasi dinding usus, sehingga racun diserap oleh minyak, dan dieliminasi oleh tubuh, demikian menurut laman GlobalHealingCenter.