Go4HealthyLife.com - Ways to healthy living through CARE & CURE - http://www.go4healthylife.com
Latihan Intensitas Tinggi Jauh Lebih Efektif
http://www.go4healthylife.com/articles/600/1/Latihan-Intensitas-Tinggi-Jauh-Lebih-Efektif/Page1.html
 Redaksi Go4HealthyLife.com
 1 Desember 2011
 
Mereka yang mengaku tak punya waktu untuk berolahraga, mungkin harus mencari alasan lain yang lebih pas. Pasalnya, olahraga berlama-lama dengan intensitas rendah atau sedang, hanya membuang-buang waktu tanpa hasil sesuai yang diinginkan.


Go4HealthyLife.com, Jakarta – Mereka yang mengaku tak punya waktu untuk berolahraga, mungkin harus mencari alasan lain yang lebih pas. Pasalnya, olahraga berlama-lama dengan intensitas rendah atau sedang, hanya membuang-buang waktu tanpa hasil sesuai yang diinginkan.

Benarkah demikian? Memang betul, karena olahraga dengan intensitas tinggi dalam tempo singkat seperti yang dilakukan para atlet, atau biasa disebut interval training, sudah dapat menggantikan efektivitas latihan selama beberapa jam dalam sepekan. Meski pola latihan seperti ini jamak dijalani para atlet, tapi tak membahayakan bagi kalangan biasa. Ini jelas menjadi pilihan cerdas dalam berolahraga, selain juga menghemat waktu cukup banyak.

"Interval training intensitas tinggi dua kali lebih efekti ketimbang olahraga normal," kata Jan Helgerud, ahli olahraga dari Norwegian University of Science and Technology.

Sejumlah penelitian terhadap olahraga intensitas tinggi ini telah banyak diterbitkan di jurnal-jurnal olahraga dan kesehatan, dan juga sudah banyak diterapkan pada kalangan muda serta orang-orang sehat. Namun, masih perlu penelitian lebih lanjut apakah orang yang sudah tua dan kurang bugar dapat melakukan olahraga intensitas tinggi atau tidak. Penelitian ini diperlukan sebelum akhirnya metode ini dapat direkomendasikan secara luas. 

Intense interval training memiliki arti bekerja sangat keras selama beberapa menit, dengan waktu istirahat di sela-sela jeda. Para ahli kebanyakan menguji efektivitas metode ini melalui aktivitas bersepeda atau lari, namun jenis olahraga lain seperti mendayung atau berenang juga efektif.

Helgerud merekomendasikan untuk mencoba empat sesi latihan yang masing-masing berlangsung selama empat menit, dengan masa pemulihan tiga menit di sela-sela sesi latihan itu.   

Di Inggris dan Amerika Serikat, para ahli olahraga merekomendasikan masyarakatnya untuk menyempatkan waktu sekitar 2,5 jam setiap pekan melakukan olahraga intensitas sedang. Rekomendasi ini untuk menyasar mereka yang mengalami kelebihan berat badan dan penyakit jantung, dan bukan untuk menaikkan tingkat kebugaran, meningkatkan kekuatan atau daya tahan.

Namun, bagi masyarakat biasa yang sudah menjalani olahraga rutin dengan intensitas sedang, tak perlu mengganti kebiasaan mereka dengan olahraga intensitas tinggi. Hal ini karena kebanyakan masyarakat berolahraga untuk meningkatkan aliran darah, menurunkan tekanan darah atau mengikis kadar kolesterol.

Tetapi, jika mereka memang ingin mencoba metode olahraga intensitas tinggi, mereka akan mendapatkan manfaat yang lebih besar lagi, karena selain dapat mengatasi masalah kesehatan, olahraga intensitas tinggi ini dapat meningkatkan kekuatan dan performa.       

"Belum lagi waktu yang banyak dihabiskan di gym, dapat dipangkas secara signifikan melalui interval training ini," sebut Helgerud. 

Ketika dibandingkan dengan mereka yang menjalani olahraga normal secara rutin, seperti jogging, penelitian menyebutkan bahwa mereka yang melakukan interval training dapat meningkatkan daya tahan dua kali lipat, meningkatkan penggunaan oksigen dan kekuatannya meningkat lebih dari 10%, sementara kecepatan gerak mereka bertambah 5%.    

Tapi sebelum melakukan interval training, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter Anda.