Go4HealthyLife.com, Jakarta - PT Johnson Home Hygiene Products (JHHP) melalui Baygon bersama sebanyak 1.200 Jumantik (Juru Pengamat Jentik-jentik) dari DKI Jakarta serta ribuan anggota masyarakat meneguhkan komitmennya dalam memberantas jentik-jentik nyamuk melalui acara pencanangan Gerakan Nasional Cegah Demam Berdarah Dengue di  Parkir Timur Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/3/2010).

Acara hari ini dihadiri oleh para pejabat dari Pemda DKI Jakarta dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang memberikan simbolisasi untuk memaknai kepedulian terhadap bahaya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) kepada perwakilan dari para Self-Jumantik. Dilanjutkan dengan penyerahan sejumlah donasi secara simbolis dari Baygon senilai Rp 500 juta kepada Obor Berkat Indonesia sebagai upaya untuk pencegahan DBD. 

Hirajati Natawiria Direktur Marketing JHHP mengungkapkan, ”Kami memahami bahwa masyarakat masih belum memiliki pemahaman yang optimal tentang DBD khususnya tentang bagaimana penyakit ini dapat disebarkan serta bagaimana mencegahnya. Oleh karenanya, sebagai brand yang peduli atas masih tingginya angka kematian yang disebabkan oleh DBD, kami ingin mengajak segenap anggota masyarakat untuk mengenali bahaya DBD dan bagaimana memerangi sumber jentik-jentik di rumahnya.”

“Melalui Gerakan Nasional Cegah DBD. kami ingin mengajak anggota masyarakat untuk sepenuh hati memerangi penyebaran nyamuk AA di lingkungan rumahnya, dimulai dari rumah sendiri,” imbuh Hirajati.

Hal ini juga sejalan dengan apa yang dikemukakan oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang mengatakan, “Pemberantasan jentik-jentik tak dapat sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan di setiap kota. Kebersihan di rumah dan lingkungan sekitarnya tentunya sangat berarti dalam membantu upaya pemberantasan sarang jentik-jentik nyamuk demam berdarah dengue.” 

Gerakan Nasional Cegah DBD menargetkan 5000 self-jumantik dari 40 kelurahan di berbagai kota besar di Indonesia. Melalui Gerakan Nasional Cegah DBD, di tahun ini Baygon melakukan sosialisasi materi pemberantasan sarang nyamuk kepada para self-Jumantik sekaligus juga sebagai kesempatan untuk mensosialisasikan pentingnya menjaga lingkungan bersih dari sarang jentik-jentik kepada masyarakat di lima kota yaitu DKI Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta dan Surabaya. 

“Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dan merangkul sekitar 40 kelurahan di lima kota tersebut, kegiatan sosialisasi akan dimulai setelah pencanangan Gerakan Nasional Cegah DBD yang kita lakukan pagi ini, dilanjutkan dengan lomba bersih-bersih lingkungan dan pengumuman pemenang untuk lomba bersih-bersih lingkungan di Juni 2010,” ungkap Hirajati. 

Kondisi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang masih menjadi penyebab kematian dengan angka tinggi di Indonesia saat ini - menurut data dari Kementrian Kesehatan RI, sebanyak 77.489 kasus demam berdarah terjadi di Indonesia selama tahun 2009 dengan angka kematian 585 jiwa. Menyadari kondisi ini Baygon bertekad bahu membahu bersama pemerintah dan masyarakat Indonesia dalam memerangi penyebab penyakit DBD, nyamuk aedes aegypti (AA).

“Tentunya kami berharap, jika setiap anggota masyarakat juga merasa bertanggung jawab atas situasi mengenai penyakit DBD di Indonesia, dan mau untuk berperan serta secara aktif dalam memberantas jentik-jentik dimulai dari rumahnya masing-masing, angka kematian akibat DBD akan dapat ditekan dari waktu ke waktu,” pungkas Hirajati.