Go4HealthyLife.com, Jakarta - Sebagian pria menandai ada perubahan warna pada semen/air mani mereka, mungkin saja hijau kekuningan, atau bahan pink.

Apakah hal ini pantas untuk dicemaskan? Menurut Todd B. Nippoldt, M.D., endokrinolog di Mayoclinic, warna dan konsistensi semen bisa saja bervariasi bergantung pada usia, jenis makanan dan frekuensi ejakulasi. "Namun demikian warna semen hijau kekuningan bisa jadi mengindikasikan infeksi prostat," ujar Nippoldt.

Semen normalnya berwarna keputihan, dengan cairan yang agak pekat setelah ejakulasi, namun sedikit cair setelah 20-30 menit kemudian.

Perubahan pada penampilan semen umumnya bersifat sementara dan bukan sebuah masalah kesehatan. Namun, kadang-kadang perubahan ini bisa jadi pertanda adanya kondisi medis yang membutuhkan evaluasi lebih lanjut. "Jika perubahan ini berlangsung lebih lama dari tiga atau empat minggu, kunjungi dokter untuk evaluasi," saran Nippoldt.

Jika warna semen agak kekuningan, biasanya mengindikasikan adanya urin yang bercampur dengan semen. Jika semen berbentuk seperti jelly dan kental, umumnya menandakan defisiensi hormon laki-laki. Nah, jika semen berwarna pink, merah atau coklat gelap, bisa jadi penanda adanya perdarahan di prostat, kata Nippoldt.