Go4HealthyLife.com, Jakarta - Jika dibutuhkan hanya satu sperma dan satu telur untuk menciptakan bayi, mengapa laki-laki harus membuat begitu banyak sperma dalam satu waktu?

Satu hal yang cukup membikin penasaran adalah berapa lama sebenarnya sperma mampu bertahan hidup setelah dikeluarkan (ejakulasi) di luar tubuh?

Menurut Webmd.com, jawabannya tergantung pada sejumlah faktor, yang paling penting adalah di mana sperma berada. Pada permukaan yang kering, seperti pakaian atau tempat tidur, sperma mati pada saat air mani telah kering. Dalam air, seperti mandi air hangat atau bak mandi air panas, sperma akan cenderung hidup lebih lama karena mereka berkembang dalam hangat, lingkungan basah.

Namun kemungkinan sperma yang berada di air dan menemukan jalan ke wanita pada saat ia berenang, dan membuatnya hamil, sejauh ini masih sangat rendah.

Di dalam tubuh wanita, sperma bisa hidup hingga lima hari tergantung pada kondisi. Jika pria berhubungan seks tanpa kondom bahkan beberapa hari sebelum wanita berovulasi, ada kemungkinan tetap terjadi kehamilan.
 
Berapa banyak sperma yang dibutuhkan agar bisa mencapai kehamilan? Sejatinya, hanya dibutuhkan hanya satu sperma untuk membuahi sel telur dan membuat perempuan hamil.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan setiap kali ejakulasi rata-rata mengandung hampir 100 juta sperma. Pria yang memiliki kurang dari 20 juta sperma per mililiter air mani mungkin berisiko untuk mengalami masalah infertilitas (ketidaksuburan).

Mengapa begitu banyak sperma yang dikeluarkan jika dibutuhkan hanya satu untuk membuat bayi? Untuk bertemu dengan telur, semen harus melakukan perjalanan dari vagina ke saluran tuba, suatu perjalanan yang sulit dimana hanya sedikit sperma bertahan hidup.

Bagi sperma yang berhasil menyelesaikan perjalanan, penetrasi telur jauh dari hal yang pasti. Telur ditutupi oleh lapisan tebal yang membuat pembuahan sulit. Para ahli percaya bahwa proses ini mungkin cara alami untuk mengizinkan hanya sperma sehat untuk membuahi sel telur, sehingga memberikan kesempatan terbaik untuk menghasilkan bayi yang sehat.