Go4HealthyLife.com, Jakarta - Attention deficit-hyperactivity disorder (ADHD) atau gangguan hiperaktif dan kurangnya daya konsentrasi biasanya tak hanya berdampak pada anak, tetapi juga terhadap orangtua.

Bagaimana tidak, para orangtua yang memiliki anak yang mengalami ADHD pasti dibikin pusing tujuh keliling oleh tingkah laku dan kebiasaan si anak. Tapi sebagai orangtua, hendaknya bersikap hati-hati dan taktis dalam menghadapi anak yang mengalami ADHD.

Namun, sebelum mengambil sikap, orangtua juga harus memperhatikan gejala-gejala ADHD pada anak, seperti sulit untuk berkonsentrasi dan memperhatikan, sulit untuk duduk manis atau bermain dengan tenang, dan memiliki sikap yang impulsif.

The Nemours Foundation mengatakan bahwa meski belum ada obat untuk mengatasi ADHD, tapi gangguan ini dapat diatasi dengan baik. Berikut beberapa saran untuk menghadapi anak ADHD:

    * Buat jadwal harian di rumah, sehingga anak mudah mengingat dan mengikutinya. Tempelkan jadwal di tempat yang mudah dilihat anak.
    * Tata dan siapkan segala keperluan anak, seperti perlengkapan sekolah, pakaian dan mainan, sehingga si anak mudah menemukannya.
    * Minimalkan distraksi seperti televisi, musik dan komputer ketika anak mencoba menyelesaikan tugasnya.
    * Jangan biarkan anak memiliki terlalu banyak pilihan ketika ia akan memilih makanan, pakaian atau mainan.
    * Berilah instruksi kepada anak dengan singkat, langsung dan jelas.
    * Tetapkan tujuan kepada anak, dan tawarkan hadiah jika anak mampu mencapai tujuan itu.
    * Ambil keistimewaan atau berhenti sejenak jika anak mulai menunjukkan sikap tak pantas. Jangan biasakan menerapkan disiplin dengan cara berteriak atau secara fisik.
    * Bangun kepercayaan diri anak dengan mendorong dan menyokong kemampuan anak yang menjadi keunggulannya.