bekerjasama dengan:

Dengue & Malaria



(Halaman 1 dari 2)   
« Sebelumnya
  
1
  2  Selanjutnya »
Istilah penyakit Vaskular banyak dipakai untuk kondisi yang mempengaruhi pembuluh darah, seperti serangan jantung, stroke dan penyakit arteri koroner.


Dengan belum tuntasnya penanganan malaria di seluruh dunia, seorang ilmuwan Amerika Serikat memberikan harapan untuk pengobatan terhadap penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles ini.


Ilmuwan dari Edinburgh University mengklaim malaria sangat mematikan karena parasit yang dibawanya ‘mampu berpikir’ dalam menghadapi pertempuran infeksi lain untuk kelangsungan hidupnya.


Nyamuk kini makin pintar. Mereka menyerang saat kita lengah, tak peduli siang atau malam hari. Tak hanya bentol-bentol, namun akibat gigitan nyamuk bisa menimbulkan penyakit, misalnya demam berdarah dengue, filariasis (kaki gajah) atau malaria.


Sebuah vaksin malaria eksperimental dari GlaxoSmithKline (GSK) memberikan perlindungan jangka panjang terhadap anak-anak Afrika, meskipun ada sedikit penurunan efektivitas dari vaksin ini dari waktu ke waktu.


Mungkin tak banyak yang tahu bahwa nyamuk malaria kini sudah semakin kuat terhadap pengobatan, yang menjadi lampu kuning bagi keselamatan umat manusia di seluruh dunia.


Berhati-hatilah, jangan anggap enteng malaria. Pasalnya ilmuwan Inggris menemukan nyamuk pembawa malaria, Anopheles, di Afrika telah mengalami banyak evolusi genetis. Akibatnya spesies ini sulit dibasmi.


Badan kesehatan dunia (WHO) memperingatkan warga dunia untuk bertindak mengatasi masalah demam berdarah. Jika tidak ada tindakan maka situasi akan semakin memburuk, pasalnya kini jumlah kematian akibat demam berdarah sudah lebih dari dua kali lipat dalam satu dekade terakhir.


Sejumlah negara di dunia, Selasa (5/10), memberikan komitmen untuk mengucurkan dana US$ 11,7 miliar atau sekitar Rp 100 triliun untuk memerangi AIDS dan penyakit mematikan lainnya.


Tak lama lagi dunia akan kedatangan vaksin malaria pertama setelah para ilmuwan menyelesaikan ujicoba tahap III, dan bahkan vaksin ini akan mulai tersedia di Afrika pada 2015.

(Halaman 1 dari 2)   
« Sebelumnya
  
1
  2  Selanjutnya »




No popular articles found.