Quit Smoking



(Halaman 1 dari 9)   
« Sebelumnya
  
1
  2  3  4  5  Selanjutnya »

Merokok pada pria tampaknya berkaitan dengan penurunan lebih cepat daya kognitif (kemampuan berpikir), demikian laporan yang dipublikasikan di Archives of General Psychiatry.


Bagi sebagian orang, memulai atau berhenti untuk merokok mungkin tak terlalu sulit, tapi sebagian lagi bisa saja butuh waktu lama dan sulit. Lantas, apa yang menjadi pemicunya?


Para ilmuwan yang menggunakan pendekatan berbasis genetik telah menemukan sebuah metode untuk mengidentifikasi perokok dengan risiko tertinggi terkena kanker paru.


Obat penghilang rasa sakit yang tak terkait kanker pasti bermanfaat bagi siapapun juga. Tapi untuk perokok mungkin memberikan efek yang tidak baik.


Kebanyakan orang sudah tahu bahwa merokok dapat merusak kesehatan. Tapi tidak banyak yang tahu bahwa merokok juga dapat mempengaruhi kondisi kulit seseorang yang menyebabkan jerawat, dikenal sebagai 'jerawat merokok'.


Kabar baik untuk mereka yang sukses berhenti merokok. Menurut riset terbaru, mereka yang stop merokok profil kolesterolnya ikut membaik.


Menjauhlah dari rokok dan asap tembakau tidak akan mengganggu kesehatan Anda. Benarkah demikian? Sepertinya itu jawaban yang salah.


Orang yang mengisap rokok mentol ternyata memiliki tingkat kecanduan lebih tinggi ketimbang orang yang mengisap rokok biasa. Akibatnya, perokok mentol ini akan lebih sulit untuk berhenti merokok.


Wanita hamil yang tinggal atau bekerja dengan perokok mungkin berisiko sedikit lebih tinggi mengalami bayi mati dalam kandungan, demikian menurut studi terbaru. Ini menambah bukti bahwa perokok pasif dapat membahayakan bahkan pada bayi yang belum lahir.


Mengisap sebatang rokok sehari bagi sebagian perokok mungkin dianggap tidak berbahaya bagi kesehatan, begitu juga dengan menghirup sedikit asap rokok yang diembuskan perokok.

(Halaman 1 dari 9)   
« Sebelumnya
  
1
  2  3  4  5  Selanjutnya »




No popular articles found.