Rheumatics



(Halaman 1 dari 2)   
« Sebelumnya
  
1
  2  Selanjutnya »

Sebuah penelitian yang baru saja diterbitkan di British Medical Journal Annals of the Rheumatic Diseases  menunjukkan bahwa susu tanpa lemak yang diperkaya dengan dua bahan alami yang terdapat di produk susu dapat mengurangi frekuensi dan intensitas nyeri encok (arthritis gout).


Peradangan yang terkait dengan rheumatoid arthritis ternyata dapat merusak lebih dari sekadar kerusakan pada persendian. Apa saja yang dapat disebabkan oleh gangguan autoimun ini?


Jika selama ini anda menggantungkan suplemen untuk meringankan nyeri di persendian, seperti glukosamin dan kondroitin, maka Anda pantas kecewa.


Sendi merupakan bagian tubuh yang secara terus menerus mengalami tekanan saat menjalankan aktivitas sehari-hari, jadi jika tidak dirawat dengan baik serta mendapatkan nutrisi yang tepat dapat menimbulkan nyeri, rasa tidak nyaman dan terbatasnya gerakan.


Mengurangi berat badan dinilai sebagai cara eektif untuk membantu mengurangi rasa sakit yang dialami oleh orang gemuk yang menderita osteoarthritis lutut.


Para ilmuwan telah menemukan sebuah protein yang bertindak sebagai 'pengubah utama' untuk menentukan apakah sel-sel darah putih tertentu akan meningkatkan atau mengurangi peradangan, sebuah temuan yang mungkin membantu menemukan obat baru untuk rheumatoid arthritis (RA).


Apa hubungan antara rheumatoid arthritis (RA atau rematik) dengan depresi? Ternyata ada, bahkan sangat dekat. Jika RA membuat Anda depresi,  pengalaman Patricia Doyle bisa menjadi contoh yang baik.


Rheumatoid arthritis bagi kebanyakan orang mungkin tak dianggap sebagai penyakit berbahaya karena yang diserang adalah persendian sehingga tidak mengancam jiwa. Tapi berdasarkan penelitian terbaru, anggapan itu salah sama sekali.


Orang dewasa obesitas yang menderita rheumatoid arthritis mungkin kurang dapat merespons beberapa obat baru untuk penyakit radang persendian ini dibandingkan dengan mereka yang berbadan lebih ramping.


Pegal linu dan nyeri sendi yang kerap menyertai penderita rematik kadang membuat penderita frustrasi, sehingga mencoba berbagai pengobatan untuk mengenyahkan gejala yang muncul. Tindakan ini jelas tidak bijaksana karena hanya memperparah gejala dan kondisi yang sudah ada.

(Halaman 1 dari 2)   
« Sebelumnya
  
1
  2  Selanjutnya »




No popular articles found.